Pelajaran Merubah Budaya

Dari Doi Tung Chiang Rai, Thailand

Bagian 1 dari 4 tulisan saya ketika mengunjungi Doi Tung Chiang Rai Thailand.

Melihat keindahan pegunungan Doi Tung kini, mungkin tidak akan pernah terlintas dibenak kita bahwa tempat itu, dulunya adalah ladang opium.sekitar 25.000 hektar lahan di pegunungan itu dulu penuh dengan tanaman opium.selain tempat penanaman, wilayah itu juga menjadi pusat transaksi opium yang mampu memasok sekitar 70 persen kebutuhan opium di dunia.

Tapi sekarang, di pegunugan Doi Tung itu, sudah tidak ada lagi ladang opium. Tak ada satu pun tanaman opium tumbuh di sana.

Yang ada adalah pegunungan Doi Tung yang sudah menjelma menjadi pusat pariwisata terindah di Thailand dengan hamparan kebun bunga yang beraneka warna. Jutaan wisatawan dari berbagai Negara pernah berkunjung kesana. Bagaimana proses sebuah program merubah budaya masyarakat yang sebelumnya menanam opium bisa berhenti dan sekarang mereka menanam kopi, kacang macadamia, bunga dan sayuran.

Program ini bermaksud untuk membantu suku-suku minoritas yang hidupnya pas – pasan dengan prinsip memadukan wisata budaya dan pertanian. Istana ibu Suri dibangun disana sekaligus dijadikan tempat wisata budaya. Sedangkan pengembangan pertanian diarahkan pada pertanian bunga, kopi dan kacang macadamia, untuk mengganti tanaman opium.

Program ini telah berhasil mungubah suku minoritas dari penanam opium menjadi wirausaha yang sukses. Mula-mula suku minoritas ini direkrut sebagai buruh di perusahan yang didirikan oleh ibu Suri. Setelah terampil diberikan hak mengelola lahan dan permodalan. Sementara pemasaran dibantu oleh perusahaan Doi Tung. Perusahaan menjamin pemasaran. Bahkan kopi Doi Tung harganya lebih mahal dari kopi Starbuck, atau kopi Arabika. Rasanya pun lebih nikmat! Pegunungan Doi Tung kini benar-benar telah berubah. Jalan raya sangat lapang dan jalan ke kampung yang dulu tanah, sekarang telah menjadi jalan hotmik yang halus. Gedung-gedung baru pun terus bermunculan. Sepanjang mata memandang hanya hamparan yang menghijau dan asri.

Para petani yamg menanam bunga, menjual bunganya ke Doi Tung. Bunga-bunga tersebut dipakai untuk menghias taman di tempat rekreasi. Taman-taman ini sekaligus sebagai tempat display. Pengunjung yang berminat untuk membangun taman serupa, atau sekedar membeli bunga bisa memesannya melalui Doi Tung. Bunga-bunga yang ditanam disini kebanyakan adalah bunga dari Holland.

Delegasi Badan Narkotika Nasional (BNN), terdiri dari saya sendiri Anang Iskandar, Sudaryanto, Jesaya Salean, Arif Sumarwoto, Nur Naik, dan dipimpim oleh Komjen Pol Drs. Gories Mere, mengunjungi Doi Tung selama tiga hari pada bulan januari 2009. Tujuan berkunjung ke Doi Tung, bukan untuk berwisata. Tapi ingi belajar tentang program sosial yang berhasil dikembangkan di Doi Tung. Dan jika memungkinkan bisa diimplementasikan di indonesia.

Seluruh petani yang dulu sebagai penanam opium kini telah berubah total. Ladang-ladang opium telah menjadi perkebunan teh, kopi, macadamia, sayur mayur dan kebun bunga. Kehidupan petani pun sudah tidak miskin lagi, rata-rata mereka telah hidup sejahtera.

Seperti diakui Khun Chai, merubah pola hidup para petani yang sudah turun-temurun sebagai penanam opium memang tidak mudah. Prosesnya sangat panjang dan memerlukan kerja keras serta kesabaran. Apalagi dalam mengerjakan proyeknya itu, Khun Chai lebih mengedepankan cara-cara yang persuasif, dan sangat anti dengan model paksaan dan kekerasan.

Semua permasalahan yang terjadi di Golden Triangle, seperti perdagangan opium, kriminalitas, dan pelacuran, penyebab utamanya adalah kemiskinan,’’kata Khun Chai, di hadapan Delegasi BNN yang berkunjung ke Doi Tung.

Dengan menemukan akar permasalahannya, Khun Chai berusaha mencari metode yang pas untuk merubah pola hidup para petani opium itu. Salah satunya dengan memberdayakan potensi para petani dan memenuhi kebutuhannya.

Kiat atau metode yang diterapkan Khun Chai itu terbukti berhasil merubah budaya dan pola hidup petani untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Suasana pegunungan Doi Tung sekarang yang indah dan asri memang tidak menyangka kalau wilayah itu dulunya adalah kawasan yang menyeramkan, misterius, dan berbahaya, karena dikuasai oleh jaringan narkotika internasional. Berbagai upaya untuk memberantas dan memerangi sindikat narkotika telah dilakukan. Tapi upaya-upaya pemberantasan dengan menggunakan senjata itu tidak membuahkan hasil apa-apa. Malah korban yang banyak berjatuhan.

Menurut Khun Chai, kecurigaan hanya akan menumbuhkan kebencian.’’persenjataan hanya menimbulkan perlawanan jadi hati harus diperhatikan dengan hati,’’katanya. Dengan strategi seperti itu, apa yang dikerjakan Khun Chai, senantiasa didukung oleh masyarakat di sekitar Doi Tung. Khun Chai menjelaskan kepada mereka bahwa ia tidak akan memaksakan kehendaknya.ia hanya mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan di wilayah pegunungan itu dan tidak merusaknya.

Itu merupakan salah satu program untuk menghutankan kembali wilayah itu, dan semuanya yang mengerjakan adalah masyarakat. Dengan proyek itu, masyarakat akan mendapatkan penghasilan,tanpa harus menjual opium. Dengan program itu, para petani tidak perlu lagi berpikir dari mana mendapatkan uang untuk membeli kebutuhan hidupnya. Mereka disibukkan dengan pekerjaan barunya. Mereka lupa menanam opium. Proses itu berlangsung secara alamiah tanpa sedikit pun ada kampanye anti opium’’waktu program pembangunan alternatif ini mulai dilaksanakan, sebenarnya masih ada yang menanam opium. Tapi saya biarkan saja.

Saya tidak berusaha melarang atau menghalang-halangi,’’tutur Khun Chai. Yayasan Mae Fah Luang, kata Khun Chai lagi, juga mengajak istri dan anak mereka untuk bertanam sayur dan holtikultura program ini dimaksudkan agar tiga bulan kemudian mereka mulai punya sumber makanan sendiri.’’Kalau sumber sebagian makanan itu sudah tersedia, pembayaran penghutanan wilayah itu tidak akan dilakukan tiap hari lagi. Itu dilakukan untuk mendidik mereka hidup mandiri,’’jelas Khun Chai. Kini persoalan jangka pendek dan menengah sudah bisa diatasi. Tinggal memikirkan kehidupan jangka panjang mereka agar tidak ada lagi pikiran untuk kembali menanam opium. Program jangka panjangnya adalah penghutanan kembali pegunungan Doi Tung dengan tanaman pohon teh, kopi, macadamia, dan sayur-mayur, serta jenis-jenis bunga dari berbagai negara.

Kata Kunci

  1. Prosesnya sangat panjang, selama proses perlu toleran.
  2. Merubah budaya itu proses memberi, baru merubah.
  3. Kecurigaan hanya akan menumbuhkan kebencian. Persenjataan hanya menimbulkan perlawanan.
  4. Gunakan Hati dalam menyelesaikan masalah.

About anangiskandar

sabar itu indah sabar itu tanpa batas sabar itu jimat menghadapi ujian dunia sabar itu mata hati dalam menjalani kehidupan
This entry was posted in Narkoba. Bookmark the permalink.

One Response to Pelajaran Merubah Budaya

  1. Mr WordPress says:

    Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s