Fasilitas Bintang Lima Seluruhnya Gratis

San Patrignano merupakan  organisasi non politik, siapa saja bisa bergabung di dalamnya, tidak memandang suku, ras, agama dan status sosial. Satu-satunya syarat yang ditanyakan bagi mereka yang ingin mengambil program pemulihan adalah niat yang sungguh-sungguh dari dalam dirinya dan berjanji untuk tidak lagi mengkonsumsi narkoba.

Bagian ke 2 dari 7 tulisan perjalanan saya ke San Patrignano Community Italy

San Patrignano adalah sebuah kampung masyarakat yang mencoba untuk berubah, dan kembali menjalani kehidupan sosial seperti sedia kala, bisa berinteraksi dengan sesama, tidak merasa terasing dan tersiksa. Oleh karena itu, lingkungan yang menyambut, harus terasa melindungi sehingga mereka tumbuh menjadi orang yang matang, mandiri dan bertanggung jawab.

Orang  datang ke San Patrignano karena tertarik dengan kehidupan yang bertanggung jawab, aktif, dan terbuka, dengan dukungan dari pendidik dan warga lainnya yang telah lebih dulu berhasil menghilangkan permasalahannya tentang kecanduan narkoba.

Melalui interaksi sosial dalam kehidupan sehari-hari, seperti olahraga, menyanyi, rekreasi, dan pelatihan kerja, mereka belajar secara bertahap untuk menerapkan nilai-nilai universal seperti menjaga martabat, kejujuran, tanggung jawab, dan saling mendukung. Ini persis dengan latihan out bound di lingkungan Polri, di Lido. Intinya untuk menimbulkan motivasi betapa hebatnya diri ini dan berharganya orang lain dalam kehidupan ini.

Setelah masuk ke dalam Komunitas, pendatang baru menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap di Komunitas Medical Center, untuk mendeteksi kemungkinan adanya komplikasi penyakit.

Pada awal-awal mereka tinggal, warga baru dipandu oleh warga lainnya yang telah mencapai tahap yang lebih maju dari program pemulihan yang mereka jalani. Mereka tinggal di rumah-rumah yang dihuni antara tujuh dan delapan orang, dimana variasi kelompok ini ada mentornya, ada yang sudah sembuh dan ada yang warga baru.  Ini adalah salah satu metode untruture learning dalam kehidupan di San Patrignano, mereka bekerja bersama dalam satu kelompok, mereka bebas menjalani aktivitas namun tetap diberikan feat back oleh mentor dengan mengedepankan “hati”.

Peran para mentor dari kelompok kerja ini bertugas untuk membimbing dan meringankan beban warga baru akibat dampak dari suasana dan lingkungan hidup di tempat yang baru, dan menjadi sumber motivasi dalam mengatasi segala kesulitan atau ketegangan, sambil mendorong sikap yang positif menuju ke arah perubahan. Ini adalah kunci sukses San Patrignano, oleh karena itu mentor dipilih dari mantan pecandu yang mempunyai jiwa volunter dan mereka bergabung dalam kehidupan sehari-hari.

Di San Patrignano, para pecandu narkoba dapat hidup dengan gratis. “Kami menawarkan pelayanan dengan sepenuh hati, kepada mereka pecandu narkoba, kepada keluarga-keluarga mereka, tanpa memandang agama atau status sosial.  Kami menggunakan program-program pelatihan secara profesional sebagai satu instrumen, untuk membebaskan mereka dari kecanduan narkoba, agar mereka bisa dengan bebas kembali ke tengah-tengah masyarakat,” jelas Andrea.

Dalam melakukan program pemulihan Andrea mengadopsi education “approach” menggunakan idiom-idiom kisah hidup sehari-hari, dengan sarana video dan web. Mengumpulkan sumber daya sendiri dengan mengembangkan ekonomi produktif, memproduksi berbagai keperluan sehari-hari, berkebun, beternak, kuda, sapi dan anjing, serta membuat event-event yang bertaraf nasional dan internasional.

Selama menjalani program pemulihan, mengembangkan sikap dan hubungan yang familiar, penuh kasih sayang,  antara pecandu dan mentor menjadi pendorong utama keberhasilan dalam mengembalikan pecandu pada situasi normal. Membangkitkan semangatnya dengan cerita-cerita sehari-hari yang bisa memotivasi dirinya.

“Mereka yang datang ke San Patrignano adalah orang-orang yang tingkat kematangannya dalam menghadapi masalah sudah pudar, mereka orang-orang frustasi yang tidak lagi memiliki masa depan. Untuk itu, mereka memerlukan pedagogis / pendekatan pendidikan, langkah pertama adalah drug off. Mereka tidak dimasukkan dalam masalah perawatan atau psikiatris yang memerlukan pengobatan apalagi penahanan. Situasi yang demikian tidak akan sesuai dengan tujuan program kami,” kata Andrea.

San Patrignano memiliki akses dana publik untuk proyek-proyek tertentu dan konsorsium yang mengatur dan mengintegrasikan produksi barang dan jasa  San Patrignano untuk kepentingan masyarakat.. Lembaga, perusahaan, dan individu-individu yang percaya dengan karya-karya anak-anak yang telah pulih, berpartisipasi aktif dalam merealisasikan  proyek-proyek San Patrignano melalui sumbangan dan kontribusi tenaga maupun pemikiran.

Penyebaran informasi yang jelas dan tegas terhadap semua penggunaan narkoba adalah tujuan utamanya dengan pendekatan pendidikan.  Pencegahan yang dilakukan San Patrignano bekerjasama dengan lembaga-lembaga, masyarakat dan dunia sekolah. Proyek meliputi kampanye pencegahan, didukung oleh kaum muda di berbagai wilayah, yang dirancang secara khusus untuk mencapai target remaja usia antara 14 – 20 tahun.

Kegiatan kontak, dialog dan hubungan dengan kaum muda selalu menjadi bagian integral dari Misi San Patrignano. Dalam beberapa tahun terakhir, konsolidasi telah ditingkatkan baik organisasi dan manajemen, dalam kampanye nasional anti narkoba, dengan slogan “Jangan membunuh otak Anda dengan menggunakan narkoba”

“Sadar akan besarnya penyebaran penggunaan narkoba di kalangan kaum muda, telah memaksa kami untuk mengarahkan program pencegahan pada siswa-siswa di sekolah, dengan metode menggali bakat dan kreatifitas baik dibidang seni budaya maupun olahraga,” ujar Andrea.

Selama lebih dari dua dasa warsa San Patrignano merupakan menjadi referensi budaya dan metodologi yang bekerja di bidang sosial tanpa memperhitungkan untung dan rugi. Dengan mengembangkan berbagai keterampilan, pelatihan dan mengembangkan kualitas layanan yang profesional.

Oleh karena itu jangan heran kalau San Patrignano saat saya kunjungi kesana telah membangun struktur sosial budaya dengan menyediakan tempat-tempat bermain, tempat menyelenggarakan konser, konferensi, acara olahraga, kegiatan dan pertemuan internasional.

Bagian 2 dari 6 tulisan perjalanan saya ke San Patrignano Community Italy

About anangiskandar

sabar itu indah sabar itu tanpa batas sabar itu jimat menghadapi ujian dunia sabar itu mata hati dalam menjalani kehidupan
This entry was posted in Narkoba. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s