TANGKAPAN GANJA TERBESAR DI JAMBI

Polda Jambi berhasil mengamankan truk tronton bermuatan kardus bekas dan 27 bal ganja dengan beratnya rata rata 40 kg bruto , seluruhnya 1,16 ton . Jika harga ganja per kilonya sekarang sekitar Rp 2 juta, maka tangkapan Polda Jambi senilai Rp 2,32 miliar.

Tangkapan yang disebut terbesar di wilayah Jambi ini adalah hasil razia patroli multi sasaran (PMS) Polda Jambi di Jalan Raya depan pemakaman, Paal 13, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (18/4) malam.

PMS adalah giat rutin atau giat yang ditingkatkan yang di program secara serius terus menerus sepanjang tahun , dibiayai dan dievaluasi setiap minggu , dilakukan oleh 97 team polsek , 20 team polres dan 2 team polda secara serentak

PMS yang berhasil menangkap ganja sebanyak 27 bal itu dilakukan oleh team B PMS Polda Jambi pimpinan AKP Yusmadi Yusuf , mengamankan satu unit mobil truk tronton warna kuning biru dengan nomor polisi B 9215 QE dengan muatan sebesar 7 ton terdiri ganja kering ditimbuni karton

Mobil yang dikendarai Rahman (27) warga Pandeglang Banten dengan kernet Ismail warga Lampung itu berangkat dari Aceh menuju Jakarta, kemudian ke Surabaya.

Petugas operasi mulai curiga saat melakukan pemeriksaan, karena di mobil tersebut ditemukan dua STNK dan dua pelat yang berbeda. Saat diperiksa petugas , STNK dan pelatnya berbeda .

Setelah dicecar, Rahman, sopir truk mengakui mobil yang ia kendarai tersebut memang membawa ganja kering dari Aceh menuju Surabaya. Menurutnya mobil tersebut beriringan dengan dua mobil dengan isi muatan yang sama. Mobil lainnya hingga kemarin masih dalam pengejaran.

“Minggu saya berangkat dari Aceh dengan mobil teman saya yang satunya. Kami tidak mengira jika kami akan ditangkap di Jambi, sebab sudah banyak jembatan timbang yang kami lewati aman-aman saja,” kata Rahman.

Awasi jalur darat

Polda jambi terus melakukan Pengawasan intensif terhadap masuknya narkoba ke propensi jambi .
Polisi terus melakukan razia untuk mencegah masuknya narkoba lewat jalur darat .

Dari pantauan petugas selama ini masuknya narkoba jenis ganja lewat darat . Makanya polda jambi intensifkan PMS di seluruh wilayah Jambi , dimana yang menjadi sasaran giat ini adalah crime without victim diantaranya adalah narkoba

Polda jambi tidak akan berhenti sampai penangkapan ini saja , akan dikembangkan lagi sampai jelas siapa yang berperan dalam tindak pidana mengangkut ganja ini termasuk siapa tokenya , karena pengakuan sopir ada satu truk lagi .

Kita diupah Rp 30 juta untuk membawa ganja

Rahman , sopir truk tronton mengaku untuk membawa muatan yang isinya ganja itu ia dan kenek menerima upah Rp 30 juta . Upah itu baru dibayar Rp 10 juta . Sisanya Rp 20 juta akan dibayar ditempat tujuan .

Rahman menceriakan , awalnya ia tidak mengetahui kalau isi tronton tersebut ganja . Ia hanya tahu kalau isinya berupa kardus/ karton bekas . Ia menceritakan , minggu yang lalu disuruh temannya Btm , warga Aceh , pemilik tronton untuk datang ke Aceh , ia dan keneknya datang ke Aceh dengan menumpang pesawat .

Kita dibelikan tiket pesawat sampai ke Aceh . Di Aceh kita nginap di hotel . Minggu tanggal 15 april kita disuruh bawa tronton itu . Pemilik nya cuma bilang kalau isinya kardus bekas . Saya tidak tahu kalau dibawahnya ada ganja

Ternyata , bukan hanya sekali ini saja rahman membawa tronton bermuatan ganja . Dua tahun lalu ia pernah membawa ganja satu truk , dan mendapat upah Rp 30 juta . Uang itu digunakan untuk kelahiran anak pertamanya .

Uang muka Rp 10 juta itu tinggal beberapa ribu , uang itu menurut pemilik mobil untuk uang saku selama dalam perjalanan , dan upahnya untuk menghidupi istri dan satu anaknya . Saya tidak punya pekerjaan lain lagi . Makanya saya mau disuruh membawa mobil dengan upah yang banyak itu . Rencananya , kata Rahman , ia hanya ditugaskan untuk membawa tronton tersebut sampai di Jakarta . Truk tersebut akan dibawa orang lain ke Surabaya.

Polda jambi tidak akan berhenti dan akan terus melakukan pengembangan kasus dan akan mengungkap jaringan narkaoba sampai ke akarnya namun demikian apbila langkah rehabilitasi untuk ” menyembuhkan” pengguna berulang / pecandu , dan langkah pencegahan tidakmdilakukan dengan sungguh sungguh maka program Pencegahan dan pemberantasan Penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkoba (P4GN) tetap akan kedodoran .

About anangiskandar

sabar itu indah sabar itu tanpa batas sabar itu jimat menghadapi ujian dunia sabar itu mata hati dalam menjalani kehidupan
This entry was posted in Narkoba. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s