Commander Wish

 Ini adalah Bab 1 dari buku saya yang berjudul Catatan Kapolda Jambi ; “POLISI ditantang kringetan”

calon cover 1Saya kaget, dan tak percaya, tapi ini nyata. Di tengah-tengah kesibukan saya mengemban tugas sebagai Direktur Advokasi Deputi Bidang Pencegahan Badan Narkotika Nasional, tiba-tiba ada TR dari Kapolri  yang memerintahkan saya untuk melaksanakan tugas sebagai Kapolda di Jambi. Jumat 28 Oktober 2011 saya dilantik sebagai Kapolda Jambi oleh Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo, di Rupatama Mabes Polri. Semua berlangsung cepat, khidmat, dan terbayang dalam benak saya, beban yang harus saya pikul. Sebagai anggota Polri saya harus siap ditugaskan dimana saja dan kapan saja.

Mengawali tugas saya sebagai Kapolda Jambi, sesuai arahan Kapolri, sebagai pejabat baru saya harus melaksanakan pelayanan prima anti KKN dan anti kekerasan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara konsisten, dan penegakan hukum yang berkualitas dengan intensitas tinggi. Semua harus dibarengi langkah untuk mewujudkan “The Winning Team” dalam mencapai visi dan misi Polri.

Kapolri juga berkeinginan agar Polisi menjadi lebih baik dan bermartabat, agar segera dipenuhi dengan mengerahkan seluruh potensi yang kita miliki, dengan jalan merubah semangat dan cara bertindak yang selalu berorientasi kepada kepentingan masyarakat dan pengembangan organisasi Polri .

Dengan dilandasi keinginan pimpinan Polri tersebut, sebagai Kapolda Jambi saya telah menyiapkan Commander Wish, agar bisa dijadikan pedoman dan petunjuk arah kemana Polda Jambi akan berjalan , meskipun banyak tantangan yang menghadang dalam mengemban tugas, baik tantangan dari dalam maupun dari masyarakat termasuk tantangan budaya, kita harus siap menghadapinya. Tetap bersemangat dan siap keringatan untuk mewujudkannya. Rawe-rawe rantas, malang-malang tuntas.

Keberhasilan sebuah institusi dalam mewujudkan keinginannya untuk merubah budaya Polisi menjadi lebih baik dan bermartabat, tergantung kepada pemimpinnya. Karena kepemimpinan merupakan kunci sukses, sebagai Kapolda Jambi, saya harus membangun kepemimpinan di lingkungan Polda Jambi yang berorientasi pada tugas pokok POLRI dan kepentingan masyarakat, agar kepemimpinan di seluruh jajaran Polda Jambi dapat berfungsi dengan baik.

Unsur – unsur kepemimpinan yang mendapat penekanan dari saya adalah pertama : Keteladanan, termasuk kesederhanaan , kepekaan terhadap lingkungan tugas , kedua : Investas sumberdaya , ketiga team building serta keempat adalah Keberhasilan pelaksanaan tugas . Keseimbangan dari keempat unsur itulah yang harus kita wujudkan sebagai upaya untuk mengantisipasi perkembangan dinamika dan tuntutan masarakat alam era demokrasi sekarang ini .

Keteladan

photo-1Dalam hal Keteladanan, para pemimpin baik para Pejabat Utama, para Kapolres , Kapolsek dan para Perwira, diminta untuk mewujudkan keteladanan dalam kehidupan nyata sehari-hari seorang Polisi. Ini penting , karena sikap dan perilaku polisi tergambar jelas dihadapan anggota dan masarakat , oleh karena itu jadikan keteladanan kita sebagai rambu-rambu yang dapat dilihat oleh mereka , saya mengharapkan keteladanan itu dilandasi nilai-nilai kejujuran, keberanian, kesederhanaan serta nilai-nilai lainnya yang harus dipegang teguh seorang Polisi.

Para pejabat di lingkungan Polda Jambi dan jajarannya harus berani menghadapi tantangan tugas, maupun tantangan budaya yang senantiasa merintangi setiap langkah kita  yang ingin merubah budaya menjadi lebih baik dan bermartabat.

Tanpa keteladanan yang baik siapapun orangnya akan menuju jurang kehancuran. Kalau sekarang ini mendapat kesempatan menjadi pejabat tapi minus kepemimpinan yang baik , tinggal menunggu kapan kepemimpinanya menjadi pudar. Kalau hari ini menjadi pejabat atau pemimpin formal, tinggal menunggu kapan dilengserkan. Oleh karena itu keteladanan adalah roh bagi seorang pejabat atau pemimpin. “Pemimpin tanpa keteladanan bukan pemimpin asli”.

Kesederhanaan yang saya maksud adalah Kesederhanaan yang ditampilkan oleh para pejabat dan para perwira , baik kepada anggotanya maupun kepada masyarakat merupakan tanda yang jelas. “Apakah para pejabat di lingkungan Polda Jambi sungguh-sungguh memimpin kesatuan atau tidak”.    Bagi para bintara , anda adalah pemimpin minimal memimpin diri sendiri dan keluarga , aplikasikan keteladanan dalam kehidupan sehari hari.

Pemimpin yang sesungguhnya adalah pemimpin yang sederhana dalam penampilan diri, sederhana dalam bermasyarakat, sederhana dalam tindakan , senang membantu memecahkan masalah , terbuka dan dapat menampung segala permasalahan dengan lapang dada.

Penggunaan sumber daya hendaknya dilakukan secara maksimal dengan penuh kebanggaan. Jangan mudah mengeluh dalam menjalankan tugas-tugas yang dibebankan secara individu maupun kelompok. “Gunakan akar apabila tidak ada rotan”.

Kita dituntut peka terhadap lingkungan , Para Pejabat di Polda Jambi dan jajaranya saya berharap agar peka terhadap lingkungannya, baik lingkungan yang dipimpin maupun lingkungan masyarakat. Saya menginginkan kita semua dapat membantu kesulitan-kesulitan masyarakat dan anggota dalam menjalani kehidupan ini.

Para pejabat diminta meringankan beban anggotanya, demikian juga sebaliknya para anggota juga dapat melakukan langkah-langkah untuk membantu pemimpinnya dalam melaksanakan tugas.

Kepekaan kita memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menjaga jiwa dan harta masyarakat serta kepekaan kita dalam menjalankan perintah Tuhan Yang Maha Esa, merupakan cara yang paling ampuh untuk merebut hati masyarakat.

Selanjutnya, Dalam menjalankan tugas kita dituntut untuk serius dan konsisten. Setiap strata pimpinan hendaknya dapat melakukan tugas secara sungguh-sungguh, menjaga keamanan dan ketertiban dengan melakukan kegiatan yang bersifat proaktif dan dapat memberikan efek detern, sehingga tidak terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Keseriusan dan konsistensi dalam melaksanakan tugas penegakan hukum, perlindungan dan pelayanan masyarakat hendaknya tidak terpengaruh oleh gaya pemimpin palsu, hanya serius kalau diawasi dan diperintah. Diharapkan seluruh pejabat dan anggota dapat menangkap makna bertugas secara serius dan konsisten.

Team building

Saya menyadari masing-masing pemimpin maupun anggota, mempunyai tugas individual yang berbeda-beda, namun kita dituntut untuk dapat mewujudkan tim yang efektif dan sukses dalam membangun Polda Jambi secara keseluruhan. Oleh karena itu, melalui kegiatan sehari-hari, hendaknya disisipi roh team building yaitu saling asah asih asuh, senasib sepenanggungan dan kesetaraan yang tergambar dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

Dalam membangun team yang efektif diperlukan kesediaan untuk menerima peran apa adanya. Tugas dan jabatan hari ini kita pegang teguh dengan bekerja serius dan konsisten sesuai dengan norma yang dibangun oleh Pimpinan Polri. Saya yakin setiap pimpinan akan memperhatikan apa yang akan kita sumbangkan kepada masyarakat. Termasuk dalam melaksanakan tugas sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, penegak hukum dan pelindung serta pelayan masyarakat, hendaknya senantiasa kita berfikir sportif, jujur dan tidak memihak serta berani mengambil keputusan.

Jangan menghindari tantangan tugas dan beban yang menjadi tanggungjawab kesatuan maupun individu. Gunakan cara-cara penyelesaian masalah yang menjadi kebijakan para pendahulu yang masih sesuai dengan perkembangan budaya kekinian, tinggalkan cara-cara yang kurang bermartabat.

Dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lingkungan Polda Jambi para pimpinan dan anggota, agar berpedoman pada aturan yang berlaku, rasional dan dengan hati nurani.

Langkah dan tindakan anggota Polda Jambi diharapkan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Kadang-kadang antara aturan hukum dan kebijakan tidak searah bahkan bertentangan satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu berpegang teguhlah pada aturan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Banyak aturan yang harus dipedomani oleh seluruh jajaran Polda Jambi mempunyai dampak berbeda-beda. Oleh karena itu sekali lagi saya tekankan dalam menyelesaikan masalah gunakan rasionalitas yang tinggi sehingga dalam menyelesaikan masalah tidak timbul masalah baru. Apabila kita sudah menggunakan segala pertimbangan sesuai aturan yang berlaku, kemudian pertimbangan rasional sudah dihitung namun kita masih timbul keragu-raguan, maka gunakan kejujuran hati nurani sebagai pembimbing untuk menyelesaikan masalah. Saya yakin segala permasalahan akan selesai dengan baik.

Investasi Sumber Daya

Untuk menjaga keberhasilan Polda Jambi secara berkesinambungan, diperlukan investasi secara terus- menerus, baik mengenai sumber daya manusia, dukungan sarana dan prasarana, maupun metodenya.

Khusus membangun sumber daya manusia Polda Jambi yang jujur, bermoral, profesional, serius dan konsisten dalam melaksanakan tugas-tugas yang menjadi tanggungjawab kita saya minta kita kerja ekstra keras dengan semangat tidak mengenal lelah.

Menerapkan rekrutmen personil secara bersih , transparan , akuntable dengan melibatkan pengawas external dengan mengandeng instansi terkait dan LSM sehingga proses rekrutment untuk menjadi polisi benar benar dirasakan oleh masyarakat , termasuk seleksi mengikuti jenjang pendidikan lebih tinggi .

Dalam meningkatkan kemampuan profesionalisme disamping pendidikan dan pelatihan secara classical  , saya akan berikan pula secara unstructure learning melalui feed back secara spontan apa adanya, berlandaskan pengalaman tugas nyata, sehingga kemampuan anggota secara sustainable meningkat baik moral maupun pengetahuan dan ketrampilannya

Pemberian reward and punishment akan saya berikan secara transparan dengan melibatkan  Dewan Kebijakan baik mengenai penempatan dalam jabatan, pendidikan, penghargaan karena prestasi maupun celaan terhadap anggota yang melakukan pelanggaran

Sebagai penunjang kinerja dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, diperlukan sarana dan prasarana yang memadai. Untuk itu, diharapkan kepada para anggota agar bisa memperpanjang usia pakai sarana dan prasarana yang ada dengan cara merawat sarana dan prasarana tersebut sehingga selalu siap pakai apabila diperlukan sewaktu-waktu.

Para anggota juga harus bisa memanfaatkan dukungan logistik yang diterima Polda Jambi secara maksimal agar dapat mendukung giat operasional dan pembinaan dalam rangka melaksanakan tugas-tugas kepolisian.

Selain itu, para pejabat utama agar menciptakan sistem dan metode yang fleksibel, proaktif dan dapat diaplikasikan baik tingkat Polres maupun Polsek sebagai ujung tombak operasional sehingga dinamika operasional dan pembinaan berjalan secara sistematis.

Untuk menjaga dinamika lapangan , Kita diminta menyiapkan sistem operasional yang dinamis di tiap-tiap satuan kewilayahan , dimana Polsek sebagai ujung tombak operasional dan Polres mengedepankan operasional fungsi secara terpadu sehingga setiap saat tergelar kekuatan yang memadai sekaligus sebagai standby force dan dapat digunakan sewaktu-waktu apabila pimpinan memerlukan.

Siapkanlah sistem detern efek dengan cara menampilkan kesatuan yang siap dengan kekuatan dan peralatan yang memadai sehingga para calon pengganggu keamanan mengurungkan niatnya dengan hanya menampilkan kesiapan operasional kita .

Saya mengharapkan secara psikologis kita dapat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tanpa langkah penegakan hukum. Kajilah  sistem dan metode yang ada lakukan perbaikan secara terus menerus mengikuti perkembangan sosial budaya yang berkembang di masyarakat.

Keberhasilan Pelaksanaan Tugas

Untuk menjaga suistaneble keberhasilan pelaksanaan tugas , saya  minta agar pengemban fungsi perencanan mensinkronkan sistem operasi dan kebutuhan masarakat serta dukungan anggarannya . Operasi rutin sebagai basic kegiatan kepolisian hendaknya dilaksanakan secara serius dan konsisten. Polsek sebagai ujung tombak operasional hendaknya diberdayakan , Polres merencanakan operasional fungsi kepolisian secara sinergis dan Polda berperan sebagai dukungan operasional agar kegiatan rutin dan fungsi berjalan dengan baik, sehingga dapat mengcover tugas pengamanan di seluruh Wilayah Polda Jambi.

Apabila terjadi perubahan situasi dimana gangguan kamtibmas meningkat atau situasi berkembang menjadi rawan, maka dilakukan operasi kepolisian khusus, dimana perencanaan dan evaluasi menjadi tanggung jawab Polda Jambi, sedangkan pelaksananya adalah Satuan Fungsi, Polres Jajaran Polda Jambi.

Untuk menjaga keamanan dan kegiatan kemasyarakatan, baik unjuk rasa, sepak bola atau bantuan keamanan dalam rangka eksekusi, dilakukan dengan metode penangkalan dan  pengerahan pasukan yang cukup memadai, disesuaikan dengan situasi dan kondisi serta lebih mengedepankan negosiasi, bila perlu penggunaan kekuatan, hendaknya dilakukan secara bertahap.

Pengemban fungsi operasional satuan kewilayahan Polda Jambi diharapkan melaksanakan tugas secara kreatif, dan dapat mendukung keberhasilan Polda Jambi melalui teknik serta taktik fungsi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Penekanan kusus kepada fungsi perencanaan , lakukan  proses perencanaan secara buttom up dengan serius agar apa yang dilakukan oleh Polda Jambi dan jajarannya benar-benar bermanfaat bagi sistem operasional dan pembinaan yang kita bangun dimana Polsek kuat, Polres besar, Polda cukup

Untuk Fungsi Inteligen, agar melakukan penginderaan dini terhadap segala permasalahan baik gangguan keamanan dan ketertiban, maupun gangguan kriminalitas serta segera informasikan ke Kasatwil agar mendapatkan penanganan yang proporsional. Jadikan fungsi intel benar-benar menjadi mata dan telinga pimpinan. Sehingga setiap gelagat perkembangan situasi kamtibmas dapat diketahui secara dini dan akar permasalahannya diketahui dengan jelas.

Kepada Fungsi Samapta, secara proaktif agar mendekatkan pelaksanaan tugas pada simpul-simpul pelayanan dengan menempatkan diri di tempat-tempat strategis yang digelar, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan bantuan polisi.

Melaksanakan tugas penangkalan terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas sehingga masyarakat mengurungkan niatnya dan tidak memiliki ruang gerak dan kesempatan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Fungsi Pembinaan Masyarakat, lakukan pembianaan terhadap masyarakat dengan mengedepankan pendekatan tatap muka dengan melakukan FGD (Fokus Group discussion) untuk mencari solusi atau alternatif solusi penyelesaian masalah sosial yang berkembang di masarakat , bentuk kader–kader pelaksana Polmas, PAM Swakarsa, Polsus, dan komunitas lainnya didalam masyarakat secara voulenteer, dalam rangka menyamakan persepsi antara polisi dan masarakat guna memelihara keamanan dan ketertiban.

Untuk Fungsi Lalu Lintas, agar pada pengamanan terhadap pergerakan arus manusia dan barang untuk mewujudkan kamtibcar lantas dengan parameter menekan angka kecelakaan sampai dengan zero accident, menekan pelanggar dengan memberikan efek jera terhadap para pelanggarnya. Lakukan pelayanan dengan mendekatkan diri pada masyarakat agar masyarakat mendapatkan keuntungan dari pelayanan yang diberikan, baik dari segi ekonomi, waktu dan kenyamanan.

Kepada Fungsi Pengamanan Objek Vital, lakukan  pengamanan terhadap fasilitas dan kegiatan dalam Lembaga Negara termasuk VIP yang berada di wilayah Polda Jambi, serta pengamanan terhadap objek Pariwisata secara khusus.

Fungsi Khusus, hendaknya selalu siap apabila terjadi contigensi keamanan baik terhadap bencana alam dengan membantu SAR, baik di darat maupun di laut, kejahatan dengan intensitas tinggi dengan menyiapkan kemampuan untuk mngantisipasi terorisme, kerusuhan massal, kejahatan terorganisir bersenjata api, kejahatan yang menggunakan Kimia, Biologi, dan radio aktif.

Fungsi Reserse melaksanakan penyelidikan secara profesional, tidak memihak, jujur “yang salah katakan salah yang benar katakan benar” sehingga pada tingkat penyidikan tidak mengalami kesulitan yang berarti.

Melakukan penyidikan dengan “kacamata kuda” terhadap kasus-kasus crime without victim, antara lain segala bentuk perjudian, ilegal logging, sajam dan senpi, pemalsuan serta penadahan. Terhadap kasus-kasus yang sangat meresahkan masyarakat tidak diberikan toleransi untuk penangguhan penahanan.

Laksanakan Penyidikan terhadap kasus Tindak Pidana Korupsi dan tindak pidana lainnya secara proaktif, dengan membentengi diri sesuai dengan aturan, rasional, dan hati nurani, agar proses penyidikan sesuai dengan arah dan kebijakan pimpinan yaitu memberantas korupsi sampai ke akar–akarnya.

Lakukan penyelidikan terhadap tempat-tempat yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba seperti diskotek, warung remang-remang secara sungguh-sungguh. Fokuskan penindakan terhadap para pengedardan produsennya ,  dorong masarakat untuk berperan dalam bidang pencegahan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba .

Bongkar sindikat narkoba di Provinsi Jambi sampai keakar-akarnya, jauhi pengaruh sindikat narkoba agar tidak mengganggu dan menghalangi proses penindakan terhadap narkoba di wilayah Provinsi Jambi.

Kepada Fungsi Pengamanan, lakukan pengamanan terhadap aktivitas kegiatan operasional dan pembinaan agar tidak terjadi penyimpangan pelaksanaan tugas. Monitor perilaku menyimpang yang dilakukan oleh anggota, baik ketika mereka bertugas maupun ketika mereka bersosialisasi dengan masyarakat.

Untuk Fungsi Pendukung, melakukan peningkatan kemampuan anggota melalui in house training baik secara terstruktur maupun tidak terstruktur (unstructure learning), dengan memanfaatkan waktu luang baik dilaksanakan di kesatuan masing–masing atau memanfaatkan SPN yang kita miliki.

Melakukan pertanggung jawaban keuangan secara akuntable sesuai dengan aturan yang berlaku agar dapat mendukung Polri dalam mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian.

Dorong Anggota untuk hidup sehat dan memberikan pelayanan kesehatan yang memadai kepada anggota yang dirawat di rumah sakit yang kita miliki, secara humanis.

Lakukan komunikasi dengan masyarakat secara terus menerus dengan menampilkan success story Polda Jambi dan jajarannya dengan mengedepankan Diseminasi Informasi melalui Media cetak, Media Elektronik, Media seni budaya lokal, dan Dunia maya. Dorong kesatuan kewilayahan dan polsek untuk melakukan komunikasi publik dengan menampilkan success story nya masing masing

Fungsi Pengawasan, agar melaksanakan pengawasan secara sungguh-sungguh mulai dari penyusunan perencanaan, pelaksanaan program dan dukungan biayanya, sehingga akuntabilitas dan kinerja Polda Jambi sesuai dengan yang diharapkan.

Pengemban fungsi pengawasan harus berperan aktif dalam menjaga perubahan budaya yang sedang digalakkan oleh Pimpinan Polri agar menjadi lebih baik.

Inilah adalah arah dan langkah saya secara garis besar dalam mengemban tugas sebagai Kapolda Jambi, dan diharapkan bisa menjadi pedoman umum bagi seluruh anggota Polda Jambi . Secara detail akan saya sampaikan melalui fedback- fedback pada saat rapat rutin setiap jumat sore pada acara gelar opnal  analisa dan evaluasi kegiatan minguan .

About anangiskandar

sabar itu indah sabar itu tanpa batas sabar itu jimat menghadapi ujian dunia sabar itu mata hati dalam menjalani kehidupan
This entry was posted in Kepolisian, Leadership and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s