Penyebab masalah narkotika dan over load lapas

Penyalah guna itu berdasarkan undang undang narkotika adalah orang sakit yang dikriminalkan, yang oleh undang undang itu sendiri dijamin direhabilitasi agar sembuh tidak menjadi penyalah guna lagi bahkan kalau sudah nyandu wajib direhabilitasi. Pada prakteknya penyalah guna tidak dihukum rehabilitasi tapi dihukum penjara. Ini penyebab masalahnya

Dampak yang paling nyata adalah lapas over load, banyak aparat yang terlibat masalah, problem narkotika berputar putar tidak kunjung mereda, rehabilitasi sebagai sarana penyembuhan penyalah guna tidak berkembang dan masih banyak dampak dampak buruk lainnya.

Kontruksi penyelesaian sumber masalah narkotika yang mengadopsi konsep konvensi tunggal narkotika 1961 beserta protokol yang merubahnya ini, berbeda dengan kontruksi sistem peradilan pidana yang berlaku secara umum di indonesia sehingga pemahaman masarakat hukum dan penegak hukumnya banyak yang gagap dalam memahami fenomena masalah narkotika yang terjadi.

Secara pintas penyalah guna bila dihukum penjara seakan akan bener namun sejatinya bertentangan dengan prinsip prinsip yang dianut oleh konvensi dan undang undang no 35 tahun 2009 tentang narkotika yang bersandar pada pendekatan kesehatan dimana tujuan UU dalam menangani penyalah guna secara explisit : dicegah, dilindungi, diselamatkan dan dijamin upaya rehabilitasi medis dan sosial. Kalau sudah kecanduan wajib direhabilitasi. Rehabilitasi itu bentuk hukuman. Hukuman rehabilitasi itu sama dengan hukuman penjara. Masa menjalani rehabilitasi dihitung sebagai masa menjalani hukuman.

Diagnose yang salah, tentu terapinya salah, hasilnya tentu tidak sesuai yang diharapkan. Dampaknya, masalah menjadi berlarut meskipun diberi obat yang lebih keras dengan “harga yang sangat mahal”.
Dampak dari mal praktek itu lebih membahayakan dari masalahnya sendiri.

Keresahan sebagian masarakat hukum terhadap tren perkembangan masalah narkotika hanya atas dasar fakta fakta yang muncul dari dampak maraknya peredaran narkotika, kemudian secara rasional mencari apa yang salah ? Ini menyebab penyelesain sumber masalah menjadi tidak fokus

Masarakat hukum lebih fokus dan jeli melihat penyelesaian dampak masalah narkotika saja ketimbang fokus untuk penyelesaian sumber masalah narkotika secara sistemik.

Oleh karena itu masarakat hukum kita dan penegak hukumnya perlu memutar arah agar penyelesaian masalah narkotika secara integral dapat terealisir. Kalau bangsa ini bisa merehabilitasi para penyalah guna sebagai demandnya peredaran narkotika saya yakin para bandar akan bangkrut.

Apalagi kalau program penegakan hukum bersifat rehabilitatif terhadap penyalah guna ini diikuti dengan pemberantasan terhadap pengedar dilakukan secara keras serta pencegahan oleh seluruh komponen masarakat secara serempak maka bandar narkoba akan lebih cepet gulung tikar dan angkat kaki dari bumi kita.

Advertisements

About anangiskandar

sabar itu indah sabar itu tanpa batas sabar itu jimat menghadapi ujian dunia sabar itu mata hati dalam menjalani kehidupan
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s